Mei 29, 2019 mandiri syaaria ni

Akad dalam Kartu Kredit Mandiri Syariah

Sejak lama bank telah berkembang menjadi salah satu roda penggerak perekonomian. Perannya dalam pembangunan dan perputaran roda perkeonomian sebuah negara sama sekali tidak bisa dianggap sepele. Kehadiran bank membuat perputaran uang di tengah-tengah masyarakat lebih terarah.

Pada awal kemunculannya bank hanya dikenal sebagai tempat menabung. Kini kondisinya sudah jauh berbeda. Bank menjadi lembaga yang diandalkan masyarakat untuk banyak transaksi. Pinjama bank bahkan menjadi salah satu sumber modal favorit bagi mereka yang tertarik untuk membuka usaha. Berbagai pembiayaan mulai dari pemilikan rumah, kendaraan, pendidikan, dan lain-lain juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan bantuan produk perbankan.

Selain bank konvensional, kini masyarakat juga kian akrab dengan institusi perbankan syariah. Institut perbankan syariah hadir untuk menjawab kebutuhan akan solusi keuangan mereka yang tak ingin tetap menjaga nilai-nilai keislaman. Saat ini hampir semua bank yang menjadi BUMN memiliki bank syariah.

Salah satu bank syariah yang telah lama malang melintang di dunia perbankan Indonesia adalah Bank Syariah Mandiir. Bank ini pertama kali berdiri pada tahun 1955. Ketika pertama kali bank ini bernama Bank Industri Nasional. Setelah beberapa kali berganti nama dan kepemilikan bank ini akhirnya berubah menjadi Bank Syariah Mandiri yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT. Bank Mandiri (Persero). Bank Syariah Mandiri menjadi salah satu bank syariah yang paling diperhitungkan di Indonesia.

Kartu Kredit Bank Syariah Mandiri

Sebagaimana bank lainnya, Bank Syariah Mandiri tentu saja memilki banyak produk perbankan. Produk-produk tersebut dikembangkan sesuai dengan kebutuhan para nasabahnya. Salah satu produknya yang cukup banyak diminati para nasabah adalah kartu kredit Bank Syariah Mandiri.

Kartu kredit dari Bank Syariah Mandiri memiliki fungsi lazimnya kartu kredit dari bank-bank konvensional. Namun karena menyandang nama syariah maka ada sedikit perbedaan dalam penghitungannya. Penghitungan transaksi dengan menggunakan kartu kredit bank syariah diatur oleh pihak perbankan, Dewan Syariah Nasional, dan juga Majelis Ulama Indonesia. Kehadiran kartu kredit syariah ini benar-benar mengakomodir kebutuhan transaksi serba mudah tanpa mengabaikan pernghitungan yang taat syariah.

Transaksi dalam kartu kredit syariah biasa dikenal dengan nama akad. Setidaknya ada 4 jenis akad di kartu kredit syariah yang perlu Anda pahami jika ingin turut memilikinya. Akad-akad tersebut adalah:

  • Kafalah

Kafalah dalam Bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai penjamin transaksi. Pihak yang menjadi kafalah dalam akad dengan menggunakan kartu kredit syariah adalah pihak bank yang menerbitkannya. Artinya ketika Anda bertransaksi dengan merchant atau pihak lain menggunakan kartu kredit maka pihak bank lah yang akan menjadi penjaminnya.

 

Butuh Pinjaman Dana Cepat & Aman? CekAja Disini

 

  • Qardh

Qardh adalah pinjaman. Artinya dalam akad ini pihak bank akan memberikan pinjaman uang tunai kepada nasabahnya. Pinjaman tersebut didapatkan ketika nasabah melakukan penarikan tunai di mesin ATM yang tersedia.

 

  • Ijarah

Selayaknya kartu kredit dari bank konvensional, kartu kredit dari bank syariah juga menerapkan iuran tahunan yang kemudian dikenal dengan istilah ijarah. Iuran tahunan ini wajib dibayarkan nasabah kepada pihak bank setiap tahunnya sebagai imbal jasa atas layanan yang diperoleh.

 

  • Sharf

Sharf adalah istilah yang biasa digunakan jika nasabah bank syariah melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang asing. Akad ini biasanya terjadi jika nasabah bepergian ke luar negeri.

Keempat akad yang telah disebutkan di atas bisa dinikmati oleh para nasabah kartu kredit dari Bank Syariah Mandiri dengan layanan yang mengutamakan kemudahan dan kepuasan nasabah. selengkapnya, mengenai informasi kartu kredit mandiri dapat anda lihat di https://www.cekaja.com/banks/mandiri/kartu-kredit. CekAja.com adalah salah satu produk . Cakupan kreditnya pun cukup luas hingga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan.
Melalui kemudahan pengajuan online, CekAja mampu memberikan banyak keunggulan, seperti proses kredit pinjaman dana tunai cepat, bunga rendah, cicilan ringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *